Ekonomi 12 Mei 2024 715 Pembaca

Pola Musiman Inflasi Daerah: Strategi Penguatan Rantai Pasok Pangan Berkelanjutan

Ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar Pulau Bangka menjadikan inflasi lokal sensitif terhadap cuaca laut dan tarif angkutan penyeberangan kapal roro.

Tim Pengkaji Ekonomi SDI Bangka Kajian Kebijakan & Analisis Pembangunan Daerah
Daftar Artikel

Poin-Poin Temuan Kunci

  • Komoditas cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras berkontribusi hingga 58% terhadap volatilitas inflasi tahunan.
  • Gelombang tinggi di Selat Bangka pada bulan Desember–Februari secara historis memicu lonjakan harga pangan.
  • Pengembangan sentra cabai lokal di Mendo Barat terbukti mampu meredam volatilitas harga hingga 1,8%.

Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Bangka menghadapi kerentanan struktural pada aspek distribusi komoditas bahan makanan segar. Jalur logistik antarpulau dari Sumatera Selatan dan Jawa menjadi urat nadi suplai harian masyarakat.

Kajian ekonometrika membuktikan adanya korelasi kuat antara tinggi gelombang laut di jalur penyeberangan Selat Bangka dengan lonjakan harga eceran komoditas hortikultura di pasar tradisional Sungailiat dan Belinyu.

Solusi jangka panjang terletak pada penguatan kapasitas produksi subsisten mandiri di dalam daerah melalui program pemanfaatan lahan pekarangan dan intensifikasi lahan kering di sentra-sentra pertanian kecamatan.

Implikasi & Rekomendasi Kebijakan Daerah

Pengembangan fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) terpusat, penguatan BUMD pangan, dan pendampingan kelompok tani holtikultura dalam menerapkan teknologi irigasi tetes.