Ketahanan pangan suatu daerah berpangkal pada ketersediaan lahan budidaya tanaman pangan yang terlindungi secara hukum. Di Kabupaten Bangka, tantangan mempertahankan areal persawahan menghadapi persaingan nilai ekonomi dengan komoditas kelapa sawit yang menjanjikan keuntungan tunai lebih cepat.
Integrasi peta LP2B ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) digital berbasis geospasial menjadi benteng pertahanan terakhir untuk menjaga lumbung pangan lokal di Riau Silip dan Pemali.